Penyaringan atau screening Covid-19 adalah langkah penting dalam mencegah penularan penyakit yang diakibatkan virus corona ini. Screening merupakan tindakan awal yang dilakukan petugas kesehatan terhadap pasien yang datang ke rumah sakit. Tindakan ini menentukan langkah selanjutnya, apakah pasien harus segera dirujuk ke rumah sakit khusus rujukan Covid-19, perlu menjalani tes permulaan, atau bisa diperiksa secara umum sesuai dengan keluhan.

Screening Covid-19 dilakukan oleh petugas medis yang berkompeten sesuai dengan pedoman protokol penanganan Covid-19 yang diterbitkan Kementerian Kesehatan. Screening bisa dilakukan di fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti puskesmas hingga rumah sakit. Prosedur ini penting demi keamanan pasien itu sendiri serta orang lain yang berada di sekitarnya, termasuk petugas medis yang menangani.

Dalam screening, diperlukan kerja sama dari pasien demi mendapatkan hasil yang valid. Ketidakjujuran dalam pemberian keterangan akan berakibat fatal karena berpotensi menyebarkan virus corona ke orang-orang yang berinteraksi dengan pasien, khususnya dokter dan perawat.

Cara Screening Covid-19

Berdasarkan protokol penanganan Covid-19, Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan mengatakan ada dua cara screening Covid-19 yang bisa dilakukan di puskesmas. Cara pertama adalah rapid test untuk memeriksa keberadaan antibodi. Pemeriksaan ini dilakukan dengan mengambil sampel darah terduga pasien corona. Cara kedua adalah lewat swab test dengan metode polymerase chain reaction (PCR). Pemeriksaan ini dijalankan dengan mengambil sampel cairan dari pangkal hidung atau tenggorokan pasien. Screening Covid-19 adalah protokol penanganan virus corona yang wajib dilakukan. Terduga pasien harus memberikan keterangan yang jujur untuk membantu mencegah penyebaran corona. (Web. Primaya Hospital)

SMP Negeri 1 Purworejo mendapatkan jatah screening pertama oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo pada hari Kamis, 3 Februari 2021. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula SMP Negeri 1 Purworejo menggunakan metode sempel. Dari seluruh siswa, bapak ibu guru serta karyawan SMP N 1 Purworejo diambil 50 siswa secara acak. Setelah melakukan pemerikasaan berupa swab selama hamper 2 jam, mendapatkan hasil yang luar biasa. Seluruh siswa, bapak ibu guru dan karyawan SMP N 1 Purworejo dinyatakan Negatif dan terbebas dari Virus Covid-19. Hasil tersebut membuat bangga seluruh keluarga SMP N 1 Purworejo, yang artinya SMP N 1 Purworejo berhasil menerapkan protocol kesehatan bagi seluruh warga sekolah dengan baik dan benar.

Tidak heran, banyak dana yang dikucurkan untuk menambah fasilitas dan kelengkapan penunjang pembelajaran yang nyaman. Setiap sudut ruang kelas pihak sekolah menyediakan tempat cuci tangan, handsanitizer, sabun serta tisu untuk antisiasi dini penyebaran covid-19.

Semoga kita selalu tehindar dari bebagai virus penyakit dan wabah yang sedang melanda di dunia ini, sehingga kita tetap bisa saling bertatap muka dan melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan nyaman.

TIM PENGEMBANG WEBSITE SMP N 1 PURWOREJO

#

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.